Skip to Content

Advancing Cancer Detection Through Genotyping Technology using KASP™ Genotyping and BHQ™ Probes

NGOPI PART2 S4
July 1, 2026 by
Advancing Cancer Detection Through Genotyping Technology using KASP™ Genotyping and BHQ™ Probes
Yunita Astrina
Pada Kamis, 25 Juni 2026, Ecosains Hayati kembali menghadirkan program edukasi rutin, yaitu NGOPI (Ngobrol Perkara Teknologi) Part II Season 4. Kali ini, tema yang diangkat adalah "Advancing Cancer Detection Through Genotyping Technology using KASP™ Genotyping and BHQ™ Probes". Acara daring ini berhasil menarik antusiasme dari kalangan profesional laboratorium dan akademisi, terdapat 99 peserta yang mendaftar dan 71 peserta yang hadir aktif mengikuti jalannya diskusi hingga akhir. Sebagai distributor alat laboratorium terpercaya di Indonesia, Ecosains Hayati terus konsisten menghadirkan forum diskusi ilmiah yang menjembatani teknologi laboratorium terkini dengan kebutuhan riil di dunia kesehatan dan riset.
​Peserta yang hadir dalam sesi NGOPI Season 4 ini datang dari beragam latar belakang profesi, mulai dari laboran, analis laboratorium, dosen, peneliti, hingga mahasiswa yang tertarik mendalami dunia molekuler. Keberagaman latar belakang peserta ini mencerminkan betapa luasnya dampak teknologi genotyping dalam dunia diagnostik modern, khususnya dalam konteks deteksi dini kanker. Forum NGOPI memang dirancang sebagai ruang belajar bersama yang inklusif, di mana para praktisi laboratorium dapat berdiskusi langsung dengan pakar dan tenaga ahli dari industri terkait teknologi terbaru di bidang genotyping dan biologi molekuler.



​Sesi pertama diisi oleh narasumber Ibu Roaslein Putri, M.Si, Application Scientist dari PT Ecosains Hayati, yang membawakan materi berjudul "Genotyping dalam Deteksi dan Karakterisasi Kanker: Dari Biomarker Molekuler Menuju Precision Oncology". Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif bagaimana teknologi genotyping berperan penting dalam mengidentifikasi variasi genetik yang berasosiasi dengan risiko dan perkembangan sel kanker. Materi ini menjadi sorotan utama karena mengaitkan langsung antara teknologi laboratorium dengan aplikasi klinis yang nyata dalam dunia onkologi.
​Pendeteksian kanker melalui pendekatan genotyping menjadi topik yang semakin relevan di tengah perkembangan precision oncology atau pengobatan kanker yang dipersonalisasi. Melalui analisis genotyping, tenaga laboratorium dapat mengidentifikasi mutasi genetik spesifik, single nucleotide polymorphism (SNP), serta biomarker molekuler yang menjadi penanda awal munculnya sel kanker pada pasien. Pendekatan ini memungkinkan diagnosis dilakukan pada tahap yang jauh lebih dini dibandingkan metode konvensional, sekaligus membantu tenaga medis menentukan terapi yang paling sesuai dengan profil genetik masing-masing individu. Inilah mengapa teknologi genotyping kini menjadi fondasi penting dalam pengembangan precision oncology di berbagai fasilitas laboratorium dan rumah sakit.
​Dibandingkan metode deteksi kanker konvensional, teknologi genotyping menawarkan sejumlah keunggulan signifikan. Pertama, tingkat akurasi dan sensitivitas yang tinggi dalam mendeteksi variasi genetik sekecil apa pun, termasuk mutasi tunggal pada level nukleotida. Kedua, proses analisis yang lebih cepat dan efisien, sehingga hasil dapat digunakan untuk pengambilan keputusan klinis secara tepat waktu. Ketiga, kemampuan melakukan skrining dalam skala besar (high-throughput) yang sangat dibutuhkan untuk riset populasi maupun studi epidemiologi kanker. Keempat, hasil genotyping yang konsisten dan dapat direproduksi menjadikan teknologi ini andal untuk digunakan dalam jangka panjang, baik di laboratorium riset maupun laboratorium diagnostik klinis.


​Memasuki sesi kedua, Bapak Aditya Hendrika selaku Product Specialist in Molecular PT Ecosains Hayati memaparkan materi bertajuk "Genotyping Products". Dalam sesi ini, beliau memberikan overview sekaligus pembahasan teknis mengenai berbagai instrumen dan reagen yang mendukung pekerjaan molekuler di laboratorium, khususnya produk-produk unggulan dari LGC Biosearch Technologies yang selama ini dikenal luas sebagai penyedia solusi genotyping berkualitas tinggi di tingkat global.
​Salah satu produk yang menjadi sorotan dalam pemaparan ini adalah KASP™ Genotyping, sebuah teknologi genotyping berbasis kimia fluoresensi yang telah terbukti secara luas mampu memberikan hasil dengan akurasi tinggi, fleksibilitas assay yang luas, serta biaya operasional yang efisien. Teknologi KASP™ dari LGC Biosearch Technologies dirancang untuk mendeteksi SNP dan InDel dengan tingkat presisi yang sangat baik, menjadikannya pilihan andal bagi laboratorium yang membutuhkan solusi genotyping skala menengah hingga besar, termasuk untuk keperluan riset kanker dan karakterisasi biomarker molekuler.
​Selain KASP™, produk unggulan lain yang turut dibahas adalah BHQ™ Probes (Black Hole Quencher) dan SNP Genotyping ValuMix Assays. BHQ™ Probes dikenal sebagai teknologi probe fluoresensi dengan efisiensi quenching yang superior, menghasilkan sinyal deteksi yang bersih dan minim background noise, sehingga sangat ideal digunakan dalam aplikasi real-time PCR maupun genotyping presisi tinggi. Sementara itu, SNP Genotyping ValuMix Assays hadir sebagai solusi genotyping yang lebih ekonomis namun tetap menjaga kualitas dan konsistensi hasil, menjadikannya pilihan tepat bagi laboratorium yang ingin melakukan skrining SNP dalam jumlah besar tanpa mengorbankan akurasi data. Kombinasi ketiga produk dari LGC Biosearch Technologies ini menjadikan alur kerja genotyping di laboratorium menjadi lebih komprehensif, mulai dari deteksi mutasi tunggal hingga analisis biomarker kompleks yang relevan dengan dunia onkologi.


​​Sesi diskusi pada NGOPI Part II Season 4 ini berlangsung sangat interaktif, terutama datang dari kalangan ekspert di bidang Patologi Klinik yang antusias menggali lebih dalam aplikasi klinis dari teknologi genotyping yang dipaparkan. Sesi tanya jawab dibuka setelah kedua narasumber menyelesaikan pemaparannya, memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi langsung terkait tantangan implementasi teknologi genotyping di laboratorium masing-masing, mulai dari aspek teknis instrumen hingga interpretasi hasil untuk mendukung diagnosis kanker yang lebih akurat.
​Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif peserta, panitia turut memberikan reward kepada 3 peserta terpilih dalam rangkaian acara NGOPI kali ini. Kegiatan NGOPI (Ngobrol Perkara Teknologi) Season 4 ini sekali lagi membuktikan komitmen Ecosains Hayati sebagai distributor alat laboratorium yang tidak hanya menyediakan produk berkualitas dari mitra global seperti LGC Biosearch Technologies, tetapi juga aktif membangun ekosistem edukasi bagi para profesional di bidang molekuler dan diagnostik kanker di Indonesia. Melalui forum-forum seperti ini, Ecosains Hayati berharap dapat terus mendorong adopsi teknologi genotyping mutakhir demi mendukung kemajuan precision oncology dan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Share this post