Efisiensi Waktu dan Biaya Test PCR COVID-19 Menggunakan Lucigen QuickExtract™ DNA Extraction Solution



Di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang, melakukan tes untuk mendeteksi adanya virus corona di dalam tubuh merupakan hal yang wajar. Tes deteksi virus corona dilakukan agar kita dan keluarga bisa lebih tenang dan dapat melakukan pencegahan penularan. Saat ini, ada dua metode yang bisa dilakukan untuk mendeteksi virus corona, yaitu rapid test dan PCR (Polymerase Chain Reaction) swab test. Metode PCR (Polymerase Chain Reaction) swab test menjadi benchmark untuk penentuan deteksi virus corona dengan nilai keakuratan paling tinggi. Namun, metode ini memiliki kelemahan yaitu waktu yang dibutuhkan lebih lama dan biaya tes yang mahal. Hal tersebut terjadi karena rumitnya proses ekstraksi RNA virus SARS-CoV-2. Pada proses ekstraksi RNA, metode yang paling umum dilakukan adalah metode spin column. Metode tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam.

            Untuk menghemat waktu ekstraksi RNA virus SARS-CoV-2, alternative yang dapat dilakukan yaitu menggunakan metode ekstraksi cepat. Pada metode ekstraksi cepat, hanya dibutuhkan waktu kurang lebih 8 menit untuk mendapatkan ekstrak RNA virus. Pada metode tersebut juga hanya membutuhkan pemanasan untuk perlakuannya. Proses tersebut sangat menghemat waktu dalam proses PCR swab test.

            Metode ekstraksi cepat RNA virus corona dapat menggunakan QuickExtract™ DNA Extraction Solution yang diproduksi oleh Lucigen. QuickExtract™ DNA Extraction Solution memiliki keunggulan :

·       Fast: 8 minute extraction protocol for most sample types

·       Simple: No centrifugation steps of spin columns used to help increase yields

·       Automation-friendly: Simple protocol integrated easily into automated workflows

·       Safe: Uses only non-toxic reagents

            Metode QuickExtract membutuhkan biaya yang lebih murah karena dalam prosesnya bisa dilakukan untuk banyak sampel secara bersamaan. Selain itu, metode ini juga tidak membutuhkan sentrifugasi dan spin column. Apabila dihitung, biaya per reaksi dengan metode QuickExtract menghabiskan biaya sekitar Rp 20.000 – Rp 25.000 dibandingkan dengan metode spin column yang bisa menghabiskan biaya mencapai Rp 30.000 – Rp 35.000 untuk sekali reaksi.