Pentingnya kontrol suhu untuk vaksin COVID-19

Peluncuran program vaksinasi massal COVID-19 di Indonesia telah berkembang dengan baik, dan lebih dari 5 juta orang hingga saat ini telah menerima dosis pertama mereka. Salah satu hal penting untuk mencapai tujuan ini adalah penyimpanan suhu vaksin, yang  berperan penting dalam keseluruhan proses.



Menurut data WHO, karena kurangnya kontrol suhu atau cold chain yang terus menerus selama pengangkutan vaksin, biasanya terjadi kerusakan vaksin sebesar 5-20%. Di beberapa negara, salah satu nya di Inggris, Pemerintahnya telah mengizinkan 5% limbah yang tak terhindarkan dalam program vaksinnya. Nicola Sturgeon, Kepala Menteri Skotlandia, mengungkapkan bahwa sejauh ini 1% dari semua vaksin yang disimpan di Skotlandia telah terbuang percuma. Di luar Inggris, sebanyak 50% vaksin telah terbuang percuma di beberapa daerah. Artinya jika terjadi kerusakan pada saat pengangkutan cold chain maka akan semakin meningkatkan tekanan pada kapasitas produksi. Hal ini dapat saja terjadi pada proses distribusi vaksin di Indonesia. 


                                        Image source: https://news.detik.com/berita/d-5317160/3-juta-dosis-vaksin-sinovac-sudah-di-ri-kapan-mulai-vaksinasi/2


Limbah ini terutama disebabkan oleh perubahan suhu dalam penyimpanan vaksin. Untuk mengurangi limbah dan terus melacak suhu vaksin di seluruh cold chain, Haier Biomedical telah meluncurkan solusi produk  cold chain lengkap vaksin, di antaranya, RTMD (Perangkat Pemantauan Suhu Jarak Jauh) yang memenuhi standar WHO / PQS dapat digunakan dengan peralatan transportasi dan penyimpanan vaksin, mengumpulkan data suhu vaksin selama pengangkutan dan penyimpanan secara real time, dan dilengkapi dengan fungsi alarm akustik. Perangkat mengukur suhu melalui sensor suhu eksternal, secara otomatis mencatat dan menyimpan nilai suhu yang diukur, dan hanya membutuhkan sinyal 2G untuk mengirimkan data ke platform cloud, memastikan keamanan vaksin / sampel dari pemantauan platform jarak jauh. Platform manajemen portal jarak jauh dapat melacak informasi suhu, lokasi, dan kekuatan sinyal lokasi serta menyediakan beberapa laporan analisis data untuk memenuhi persyaratan audit CQC. Sistem juga dapat beroperasi secara mandiri tanpa integrasi dengan infrastruktur TI yang ada.