Penggunaaan Eco48 Real Time PCR sebagai diagnosa penyakit ketika operasi berlangsung

oleh Professor Stephen Bustin, Anglia Ruskin University

Dwinanto Purnatiyo

Seiring dengan kemajuan teknologi molekuler yang ada saat ini, memungkinkan metode real time PCR (qPCR) dapat diaplikasikan dibanyak bidang, salah satunya adalah bidang medis. Pada bidang medis, qPCR dapat dimanfaatkan dalam pengecekan DNA  untuk mengidentifikasi penyakit infeksius, kanker, kelainan genetik, bahkan forensik. Human Genome Project telah berhasil mencatat peranan gen-gen pada genom manusia, saat ini dunia medis sedang masuk ke era farmakogenetik, dimana pengobatan akan lebih tepat sasaran jika mengacu pada diagnosis molekuler. PCRMax mengeluarkan produk qPCR yang diberi nama Eco48 qPCR, dengan berbagai macam keunggulannya, Eco48 qPCR saat cocok digunakan pada bidang medis.

Odoo text and image block

 Banyak sekali kelebihan yang ada pada Eco48 Real Time PCR (qPCR), salah satunya adalah waktu pengerjaan yang sangat cepat. Hal ini disebabkan karena penggunaan CCD kamera yang dilengkapai dengan ALC. Selain itu, ramp rate Eco48 qPCR 5,5oC/detik juga menjadi faktor waktu pengerjaan yang cepat pada Eco48 qPCR. Waktu pengerjaan yang cepat ini dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan saat intra operatif. Intra operatif merupakan kondisi saat operasi terjadi. Pada saat operasi terjadi, terkadang diperlukan diagnosis yang cepat untuk menentukan tindakan selanjutnya yang akan dilakukan, oleh sebab itu diperlukan alat laboratorium yang dapat bekerja secara cepat pula. 

Seperti yang telah dilakukan Prof Stephen Bustin, seorang ahli Molecular Medicine dari Anglia Ruskin University, bersama dengan tim nya menggunakan Eco48 Real Time PCR pada proyek yang bertujuan untuk mengembangkan tes berbasis qPCR untuk penilaian intra operatif kelenjar getah bening pada pasien dengan diagnosis kanker payudara. Pada saat operasi dilakukan, kelenjar getah bening sentinel (bagian yang diambil untuk diagnostik) dikeluarkan sementara dari pasien, kemudian diektraksi untuk mendapatkan RNA nya, kemudian dilakukan RT-qPCR untuk merubah RNA menjadi DNA kemudian menyeleksi penanda mRNA sel epitel yang sedang menunjukkan fase metastasis. Dengan menggunakan Eco48 Real Time PCR maka waktu yang dibutuhkan untuk melakukan RT-qPCR adalah 29 menit. Kecepatan dalam melakukan analisis kemudian melakukan diagnosis diantara waktu operasi sangatlah berharga karena dapat memotong waktu operasi, bahkan dapat menghindari adanya operasi tambahan.  

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.